Rapat Pembentukan Panitia MTQ Desa Bentek
GANGGA (KM SAMBI WARGA), Ajakan untuk senantiasa
mengamalkan isi Alqur’an dalam kehidupan sehari-hari pada umat Islam di Desa
Bentek disampaikan oleh Kepala Desa Bentek, Warna Wijaya, pada rapat pembentukan
Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an Desa Bentek di Aula Balai Penebeng Todo,
(Sabtu, 23/02).
Pengamalan/pelaksanaan isi Alqur’an setiap hari dalam kehidupan seorang
muslim adalah cara ampuh untuk meraih kehidupan yang lebih berkwalitas dari
sisi nilai dan budaya. Keteraturan individu akan tercipta dengan serasi yang bisa
membawa pada keteraturan hidup bermasyarakat. Umat Islam mempunyai ajaran yang
dapat membawa pada kemajuan umat dalam taraf hidup di dunia. Namun, situasinya
saat ini berbalik, umat non muslim yang mengalami kemajuan pesat. Hal ini ucap
Kades yang baru sebulan dilantik ini dikarenakan pelaksanaan ajaran dalam
Alqur’an oleh umat Islam sendiri tidak banyak dilakukan, sedangkan umat di luar
Islam meski tidak memiliki Alqur’an tetapi menjalankannya dalam kehidupan
sehari-hari. Oleh karenanya lewat ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tahun ini,
ia berharap agar umat Islam desa setempat mengimplementaskan isi kandungan
Alqur’an dalam rutinitas kehidupan sehari-hari.
Di samping itu, pemaknaan terhadap bacaan Alqur’an yang kerap dibaca
namun tidak dimaknai artinya oleh masyarakat kebanyakan. “ Selama ini kita cuma
membaca Alqur’an saja, tanpa kita pahami apa yang terkandung di dalam Alqur’an
itu sendiri, ” bebernya.
Warna meyakinkan bila makna yang terkandung dalam kitab suci agama Islam
ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka hidup akan menjadi lebih
berkwalitas dan lebih mulia baik di dunia dan di akhirat kelak.
Pemerintah, sambungnya, telah berkomitmen kuat mengajak masyarakat agar
melek Alqur’an, salah satunya melalui
pagelaran musabaqah tilawatil qur’an yang rutin diadakan setiap tahun di Lombok
Utara sejak menjadi daerah otonom baru di NTB empat tahun lalu. Tujuannya,
selain menekan jumlah buta aksara Alqur’an juga supaya umat selalu bersikap dan
berperilaku sesuai dengan sumber aturan dalam Islam tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Desa Bentek, Putrawadi, dalam sekapur
sirihnya mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat se-Bentek
untuk memulai membangkitkan gairah membaca Alqur’an pada anak cucu sejak dini,
khususnya pada bulan Ramadhan. Tampak hadir pada acara pembentukan Panitia MTQ
itu ialah BPD Bentek, Penghulu Desa Bentek, Tokoh Perempuan dan mahasiswa KKN
Unram Periode I tahun 2013. (anda)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar